Share all about Kdrama, KPOP, culture

Posts tagged “2012

Sinopsis King 2 Hearts Episode 8

Jae Ha sangat merasa sedih atas kematian kakaknya yang sangat mendadak, apalagi ia menjadi Raja secara tidak langsung. Jae Ha yang berusaha kuat dan tabah namun saat ia mengganti pakaiannya seorang diri di kamar, ia menangis. Ia sangat sedih apalagi sebelum kepergian kakaknya ia sempat menghapus pesanyang dikirim kakaknya.

Saat Jae Ha akan pergi ke ruangan Raja untuk menerima serah terima jabatan Raja, secara tidak sengaja ia berpapasan dengan Kang AH. Kang Ah pun menunduk dan menyapanya dengan sebutan Raja. Saat itu ia benar-benar tertegun, ia tidak ingin Kang Ah memanggilnya dengan sebutan itu.

Jae Ha sudah resmi sebagai Raja yang baru menggantikan kakaknya. Ia pun menanyakan tugas pertamanya kepada sekretaris kerajaan. Eun Gyu Tak mengatakan tugas pertama Raja adalah membuat diari. Raja selalu membuat diari tentang kesehariannya menghadap foto Raja terdahulu. Dan sebelum merekam apa yangingin diceritakan maka akan ada passwordnya.Jae Ha memulainya dengan kata “apa kau bahagia?” dan mengakhiri dengan kata “apa yang kau lihat?”. Jae Ha sepertinya masih belum bisa mengatakan banyak Hal untuk memulai diari Rajanya.

Jae Ha mulai menanyakan Jadwalnya untuk besok. Ternyata banyak Hal yang tidak ia ketahui dan harus dipelajari seperti halnya tentang Lagu Kebangsaan AH Ri Rang yang diklaim oleh Cina. Jae Ha merasa kenapa halitu bisa sampai terjadi. Dan sekretaris mengatakan jika Raja terdahulu sudah mencoba mempromosikan kebudayaan kitake dunia dengan mengadakan pertunjukan kesenian di kerajaan, tapi saat ia menjadi pangeran apakah ia pernah tahu danmelakukan sesuatu. Jae Ha merasa dirinya sedikit tersindir dan bersalah. Ia tahu jika dulu dirinya adalah seorang pangeran pembuat masalah danselalu tidak peduli. Jae Ha pun meminta semua bahan dan materi mengenai pertemuan besok. Sekretaris merasa Jae Ha tidak akan sanggup, namun Jae Ha mengatakan jika ia memiliki IQ yang tinggi dan bisa mengetesnya.

Sekretaris melihat keseriusan Jae Ha dalam belajar, dan saat itu ia menerima telepon tentang penyelidikan kematian Raja. Sekretaris bertemu dengan penyidik dan mendapat kabar jika saat itu ada masalah di cerobong asap dan ada bubuk mesiu di kayu bakar sehingga Raja teracuni. Apalagi pintu jendela terbuka. Sekretaris lalu mendapat sebuah sms yang isinya ucapan terima kasih atas bantuannya. Hal itu membuatnya terkejut, ia teringat jika ia merekomendasikan kepada seseorang yang memberikannya cd the beatles tempat berlibur. Ia merasa sangat bersalah dan takut jika dikira dirinya telah disuap dan menyebabkan Raja meninggal. Eun Gyu Tak pun sangat syok.

Jae Ha sangat bekerja keras dengan tugas-tugasnya sebagai Raja yang baru. Ia sibukdengan belajar dan mempelajari hal-hal baru. Saat itu ia mendapat kabar tentang adiknya yang sudah sadar. Jae Ha pun bermaksud menjenguk adiknya yang terluka parah dan menyebabkan kakinya lumpuh. Lee Jae Shin belum sadar jika kakinya lumpuh, bahkan saat kakaknya datang. Ia bahkan tidak bisa mengingat tentang kejadian kecelakaan yang menimpanya itu.Ia mengatakan berjalan-jalan bersama teman2nya. dan saat Jae Ha datang ia bermaksud bangun, namun kakinya tidak bisa digerakkan. Jae Shin nampak sedikit syok dan sedih menerima kenyataandirinya yang lumpuh.

Jae Ha meminta bertemu dengan sekretaris yang sakit setelah kejadian ia mengetahui bahwa ia penyebab Raja meninggal. Jae Ha bertanya apakah sekretaris begitu terpukul hingga harus beristirahat. Jae Ha pun bertanya tentang kondisinya, dan sekretaris menjawab jika ia sudah membaik. Jae Ha bertanya bagaimana hasil penyelidikan. Dan sekretaris berbohong, ia tidakmengatakan hal yang sebenarnya secara keseluruhan. Ia hanya mengatakan jika ia tidak teliti dan tidak memeriksa cerobong asapnya. Bahkan ia mengatakan ingin mengundurkan diri menjadi sekretaris. Jae Ha merasa sangat kesal karena ia merasa sekretarisnya itu tidak mau mendapingikarena ia menjadi Raja secara tidak sah. Ia tahu jika sekretarisnya itu tidak menyukainya karena dulu Jae Ha sangatlah cuek dan pembuat masalah. Sekretaris mengatakan ia siap menerima hukuman karena kecerobohannya. Jae Ha mengatakan hukumannya adalah menjadi sekretaris dari Sampah ini. Sekretaris sangat terkejut dan menerimanya.

Eun Gyu Tak merasa sangat bersalah, apalagi saat itu ia menerima telepon dari John Mayer yang mengancamnya. Ia semakin tidak tenang, apalagi John Mayer tahu jika ia tidak berani berterus terang kepada Raja bahwaia membocorkan tempat berlibur Raja.

Saat Jae Ha lewat di taman tempat ibunya merawat tanaman, ia melihat Kang Ah disana sedang sibuk mengurus taman. Ia yang disibukkan dengan masalah kerajaan setelah kakaknya meninggal tersenyum saat melihat Kang Ah. Ia pun menghampiri Kang Ah, KAng AH terkejut dan memberi hormat kepadanya. Jae Ha mengatakan jika ia tidak mau Kang Ah memanggilnya dengan sebutan Raja seperti itu, ia pun menggoda Kang Ah dan meminta Kang Ah menemui adiknya karena ibunya sangat sedih dengan keadaan adiknya itu.

Ibu Suri terlihat sangat telaten menjaga anaknya itu. Ia bahkan memijat anaknya,namun Jae Shin mengambil gunting dan menusukkannya dengan gunting. Ia mengatakan ia tidak merasakan sakit. Ibu SUrisangat sedih melihat Jae Shin yang putus asa sepertiini karena malu iacacat. Saat itu Ibu Suri akan ada pertemuan yang membuatnya meninggalkan Jae Shin. Ia meminta para penjaga untuk menjaganya. Saat akan keluar Ibu Suri bertemu denganKang Ah yang akan menemui Jae Shin. Ibu Suri yang belum setuju dengannya tidak mengizinkannya masuk dan mengganggu Kang AH. Ia bahkan mengatakan Jae Shin tidakbisa diganggu dan meminta pulang. Kang Ah beralasan jika dirinya juga ingin berobat ke dkter karena kurang enakbadan.

Kang Ah yang berada diruang periksa mendengar jika terjadi sesuatu dengan Jae Shin. Saat ia ingin masuk, para petugas melarangnya.Bahkan Jae Shin dari dalam mengancam jika ada yang berani masuk makan ia akan bunuh diri. Hanya ibunya yang boleh masuk. Kang Ah merasa terjadi sesuatu, iapun menerobos bahkan mengunci pintu dari dalam. Jae SHin sangat marah melihatKang AH dan memakinyal. Kang AH tahu jika Jae Shin buang air besar, ia tahu jika Jae Shin mungkin malu. Ia pun segera mengambil seprei yang berisi kotoran bahkan menggendong Jae Shin dan membawanya ke bak mandi untuk memandikannya.

Jae Shin terlihat takut dan marah. KAng Ah sibuk memandikannya dan sedikit memukulnya, ia mengatakan kenapa harus malu untuk buang air. Semua orang buang air bahkan ia juga sebelum berangkat, kenapa selalu menyusahkan ibunya yang sudah berusaha keras bahkan tidak tidur memikirkannya. Saat penjaga menanyakan apakah putri dalamkeadaan baik2 saja, saat putri seperti ingin menjawab tidak, Kang Ah mengancam akan mengatakan jika ia sudah buang air besar. Putri pun akhirnya mengatakan tidak apa2 dan ia mengatakan kepada Kang Ah untuk tidak memukulnya lagi lalu tersenyum kepadanya.

Kang Ah sudah selesai memandikan Jae Shin bahkan ia tidak risih memakaikan lotion ke kaki Jae Shin. Mereka terlihat sangat akrab bahkan Kang Ah memuji kulit Jae Shin yang halus. Ibu Suri terkejut saat tiba, petugas keamanan sedang berusaha membongkar pintu yang terkunci otomatis. Saat ia masuk ia melihat, Jae Shin tertawa dan Kang Ah membuatnya bersemangat lagi dan merawat anaknya.

Ibu Suri mengajak Kang Ah ke dapur dan mengajarinya untuk membuat masakan kerang yang menjadi khas keturunan kerajaan, tidak ada yang bisa membuatnya secara pas bahkan koki pun tidak bisa hanya menantunya sajayang bisa (istri raja yang meninggal). Kang Ah yang seperti biasa banyak bicara, yang selalu ditanggapi sinis oleh ibu suri sekarang sudah mulai menyukainya bahkan mengajarinya masak.

Saat itu Kang Ah diajak makan malam bersamaoleh ibunya bersama Jae Ha dan Jae SHin.Ibunya mengatakan jika kerang ini dimasak oleh Kang Ah. Ia mengatakan untuk mencobanya, Jae Shin mencobanya dan mengatakan enak. Saat Jae Ha mencoba ia mengatakan terlalu asin. Ibu SUri melihatnya lagi jika ia slaah memberi takaran garam, dan tingkat matangnya sudah pas dan itu yang susah.

Saat mereka mengobrol dan tiba2 teringat tentang Lee Jae Kang, kakak mereka yang meninggal. Semuanya terdiam karena merasakan kesedihan. Saat ibu suri pulang, ibu suri menangis di mobil, yang rasanya sudah tidak kuat menahan rasa untuk menangis.Jae Shin juga begitu, ia melihat foto terakhir kakaknya dan menangis.

Hari ini adalah hari penghormatan terakhir dan pemakaman Raja Lee Jae Kang. Semua memberihormat bahkan sangat sedih saat video tentang beliau diputar. Saat malam tiba, Jae Ha terlihat sedih saat mengingat tentang kakaknya itu bahkan saat Kang AH menemuinya saat mengembalikanHandphonenya ia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.Kang AH bertanya dan menyuruhnya untuk bercerita dan tidak menahannya. Namun Jae Ha tidak mau mengatakannya.

Kang AH merasa khawatir dengan Jae Ha, dia berencana menghibur Jae Ha dan pergi menemui sekretaris untuk meminta izin kepadanya untuk memberikan waktu tambahan istirahat untuk Jae Ha. Kang AH mempersiapkan seperti pesta kecil untuk Jae Ha. Ia bahkan mempelajari logat Korea Selatan dan berusaha untuk mengatakan oppa dengan gaya manja.

Jae Ha datang menemuinya, saat ia melihat Kang Ahia menolak untuk diajak minum dan mengatakanjikaia sedang banyak kerjaan. Kang Ah memintanya beristirahat sebentar dan saat itu ia menyebut kata oppa. Jae Ha yang mulanya tidak tertarik menjadi tertawa karena mendengar Kang Ah memanggilnya dengan sebutan Oppa.

Jae Ha mengatakan jika Kang Ah pasti sudah bekerja keras untuk mempelajarinya, ia pun meminta Kang AHuntuk menghiburnya dan menunjukkan apa yang ia pelajari. Kang Ah yang kesal dan malu mengatakan jika ia tidak mau melakukannya karena pasti membuat Jae Ha menertawakannnya. JAe Ha berjanji akan diam dan tidak tertawa. Kang Ha menari lagi bo peep bo peep. Jae Ha yang berusaha menahan tawaakhirnya tidak kuat dan menertawakannya. Namun Kang AH senang melihat Jae Ha tersenyum.

Jae Ha tiduran dikamar Kang AH. Kang Ah mengatakan untuk tidak melakukkannya karena Jae Ha harus kembali bekerja. Jar Ha menarik Kang Ah untuk menemaninya sebentar. Kang Ah yang tidak mau jika nanti merekaberbuat sesuatu yang salah.Dan saat itu, Jae Ha terlihat sedih ia mengatakan jika saat terakhir sebelum kakaknya meninggal ia menghapus pesan yang diterima dari kakaknyaitu. Ia bahkan menangis saat Kang AH memperlihatkan pesan yang dikirimkanjuga kepada dirinya jika itu foto Raja dan Ratu. Jae Ha sangat sedih bahkan menangis.

Tanpa mereka sadari mereka tidur bersama malam itu. Bahkan Jae Ha terlmabat dan sekretaris sampai menjemputnya di kamar Kang Ah.

John Mayer menelepon sekretaris dan mengatakan jika ia akan ke Korsel dan ingin bertemu dengan Rajanya Lee Jae Ha. Sekretaris yang tidakbisa menolakakhirnya menyetujuinya. Sekretaris Raja menemui JAe HA dan mengatakan jika John Mayer ingin menemuinya. Jae Ha merasa kenapa ia harus menemuinya apakah ia sangat penting. Padahal banyak hal lain yang diurusnya. Sekretaris mengatakan jika John MAyer itu adalah ketua klub M dan mengatakan jikaklub M adalah pemasok senjata terbesar di dunia dan pengaruhnya sangat besar. Jae Ha sedikit terkejut dan mau menemuinya.

John Mayer akhirnya berhasil bertemu dengan Jae Ha. Ia bahkan memberi hormat kepada Jae Ha namun Jae Ha memberikan tangannya untuk bersalaman dengannya. Saat itu ia mengatakan senang bertemu dengannya Lagi. Jae Ha sedikit bingung dengan kata lagi yang disebutkan John MAyer. Benarkah Jae Ha benar2 tidka ingat? tunggu kelanjutan kisahnyadi episode selanjutnya.

Advertisements

Sinopsis Rooftop Prince Episode 7

Park Ha yang mengabaikan pangeran Lee Gak dan pergi dengan wajah sedih membuat pangeran penasaran dan mengejarnya. Pangeran menanyakan apa yang terjadi, namun Park Ha tidak mengatakan apa-apa dengan wajahnya seperti akan menangis ia pun pergi meninggalkan pangeran.

Park Ha pergi menemui ibunya, dan menemani ibunya makan. Ia sangat perhatian dan merawat ibunya dengan penuh kasih sayang. Saat itu, ada seorang wanita datang. Ternyata itu adalah kakak ibunya yaitu nyonya jang. Ibunya tidak mengusir nyonya Jang lagi. Park Ha pun diminta meninggalkan mereka. Nyonya Jang mengira itu anaknya, namun ia salah. Itu bukan Se Na namun Park Ha.Nyonya Jang mengatakan ia hanya ingin melihat anaknya saja, dan tidak akan menemui anaknya itu karena ia sakit parah.

Saat mereka berdua mengobrol di Lobby, nyonya Jang bercerita setelah ia meninggalkan putrinya kepada adiknya itu ia sempat menikah dengan orang korea dan mempunyai seorang putri. Namun pernikahannya tidak bertahan lama dania menikah dengan orang hongkong dan tidak punya anak. Ia juga ingin mencari putrinya yg lain. Ternyata putrinya itu adalah Park Ha. Ternyata Park Ha dan Se Na itu sodara seibu.

Park Ha masih sedih karena ia berhasil mengingat tentang masa lalunya dan saat ia kecil. Ia juga sedih dengan kakaknya yang membuatnya celaka. Apalagi tau jika pangeran itu menyukai kakaknya. Ia merasa sangat sedih mengetahui kenyataan yang terjadi padanya sangat pahit.

Sementara itu, pangeran Lee Gak yang ternyata mengikuti Park Ha sampai ke taman karena penasaran kenapa ia marah tanpa sebab akhirnya disadari Park Ha. Pangeran yang asik menikmati yogurtnya membuat Park Ha semakin kesal dan meninggalkannya.

Sesampai dirumah, Park Ha masih dibuat kesal oleh Do chi san (DCS), Woo Yong Seul (WYS) dan Song Man Bo (SMB) karena mereka diminta mempelajari alat baru dan diminta untuk menjelaskannya dikantor. PArk Ha yang sedang kesal hanya marah-marah dan menyuruh mereka keluar. Saat itu pangeran yang juga tengah kesal, meminta mereka mengeluarkan unek-unek mereka.Ia yang tengah kesal dengan Park Ha mengatakan jika Park Ha berada di zaman Joseon pasti jadi dayang tidak akan diterima. Semua tampak memaki Park Ha, hanya WYS yang diam. Pangeran heran dan DCS serta SMB menuduhnya menyukai Park Ha saat itulah ia lalu memaki Park Ha. Tanpa disengaja Park Ha yang bermaksud mengajarkan mereka memakai alat itu mendengar kata-kata WYS. Park Ha pun makin marah kepadanya, sedangkan pangeran dan dua temannya pura-pura tidak mendengarnya. Kasian WYS….

Park Ha yang merasa ia juga tidak disukai dirumah itu ingin meninggalkan rumah mobil itu, saat pangeran hendak mencegahnya. Ia melihat sebuah foto terjatuh, saat ditanya Park Ha mengatakan itu fotonya saat kecil. Saat itu pangeran tau jika Park Ha sudah mengingatnya. Park Ha menceritakan segalanya ke pangeran. Pangeran pun berjanji membantunya. Pangeran juga sangat ingin menyelesaikan masalahnya dengan putri mahkota itu.

Tae Mu bertemu dengan nyonya Jang, saat itu nyonya Jang menyerahkan foto keluarganya dan meminta Tae Mu membantu mencari putrinya. Tae Mu merasa ini kesempatan baginya untuk memperoleh simpati nyonnya Jang. Saat itu, Se Na yang masuk ke ruangan TaeMu melihat foto ayah tirinya. Saat ia bertanya, Tae Mu mengatakanjika ini foto keluarga nyonya Jang yang memiliki sebagian saham disana. Ia mengatakan jika nyonya jang mencari putrinya. Tentu saja hal itu membuat Se Na terkejut. Ia pasti tidak akan membiarkan Park Ha bertemu ibunya apalagi ibunyakaya. Padahal itu juga ibunya sendiri. Saat itu Park Ha datang ke kantor Tae Mu karena ibunya meminta Tae Mu memberikannya pekerjaan sebagai ganti rugi saat menabrak ibunya. Se Na merasa sangat kesal karena Park Ha malah semakin berada disekitarnya berusaha mengancamnya. Namun Park Ha tidak takut lagi karena ia tau jika kakaknyaitu jahat.

Park Ha bertemu dengan pangeran Lee Gak. Saat itu pangeran mengajaknya mencari informasi tentang masa lalunya, siapa tau bisa bertemu ibunya. Park Ha semakin bingung dan pangeran mengatakan mereka akan mencarinya dari petunjuk foto itu. Ia mengatakan akan mencari studio foto itu. Setibanya disana, mereka menuju tempat yang benar namun ternyata yang mengambil foto itu adalah ayah dari pemiliknya sekarang. Ia mengatakan jika tidak tau tentang wanita difoto itu. Namun saat itu Park Ha tiba-tiba menanyakan tentang sekolah di dekat sana. Ia merasa mengingat sesuatu. Park Ha ternyata benar, ia mempunyai sedikit kenangan disana, saat berjalan kesekolah itu ia menceritakan kenakalan semasa kecilnya.

Sesampainya disekolah itu, ternyata tidak ada yang bernama Park Ha. Tentu saja, nama kecilnya adalah Park In. Ayahnya mengubahnya agar ibunya tidak menemukan Park Ha. Pangeran berusaha menghiburnya dengan memainkan teka teki. Mereka pun bercanda berdua dan tiba-tiba Park Ha tidak dapat menahan kesedihannya. Ia pun menangis. Pangeran yang merasa sedih melihat Park Ha menangis, memeluk Park Ha dan mengatakan jika ia berjanji tidak akan membuat Park Ha mempunyai kenangan pahit lagi. Wwwaaaa….sooo swweeeeeeeeet..

Se Na ternyata mengikuti pangeran dan Park Ha sampai ke sekolah itu. Saat itu ia melihat Tae Mu dan Nyonya Jang akan menuju sekolah itu. Ia mengetahui jika Park Ha masih berada di sekolah itu. Ia mencegah mereka dan mengatakan jika info dari pemilik studio fototentang perempuan yang dikatakan menuju sekolah ini adalah dirinya. Nyonya Jang sedikit kecewa,tapi ia senang karena melihat putrinya. Ia pun memintanya untuk mengantarnyapulang. Se Na merasa suatu kebanggaan, apalagi saat sampai nyonya Jang memeluknya bahkan memberikan cincinnya yang mahal ke Se Na. Se Na merasa sangat bangga, padahal itu karena ibunya yang tidak pernah bertemu dengannya. Tae Mu merasa sangat bangga, karena Se Na membuat nyonya Jang menyukai dirinya. Ia pun memeluk Se Na. Saat itu Ayah Tae Mu melihatnya, ia sangat marah karena ia tidak mau anaknya dengan seorang sekretaris. Ia pun memarahi Se Na dan meminta mereka berpisah.

Se Na yang merasa frustasi lalu pergi minum dan mengajak Tae Yang. Tentu saja Tae Yang mau, ia mengira itulah putri mahkotanya. Se Na sebenarnya hanyaingin membuat Tae Mu cemburu karena melihat Tae Yang sangat menyukai dirinya. Saat sampai di apartemen, Tae Mu yang menunggunya menyuruhnya untuk tidak mendekati Tae Yang. Se Na mengatakan jika demikian apakah ayahnya bisa menerimanya nanti dan Tae Mu menentang ayahnya. Tae Mu merasa ia ragu dan pergi meninggalkan Se NA. Kasian Se Na, ia kan pengen jadi istri suami kaya. Hahhahahahaha.

Dikantor Manajer Pyo menemui Tae Mu, ia mengatakan akan mengungkapkan segala kecurigaannya tentang hilangnya Tae MU dua tahun lalu pasti ada hubungannya dengan Tae MU. Selain itu, ia tau jika Tae MU dan ayahnya mendekati nyonya Jang untuk bergabung dengan mereka. Manager Pyo sedikit mengancam dan menakutinya. Tae Mu sangat kesal apalagi ia merasa yakin jika Tae Yang sekarang bukan yang asli. Saat itu ia melihat Tae Yang tengah di studio dengan Park Ha dan temannya. Tae Mu pun menguping dari monitor.

Pangeran dan pengawalnya datang mencari Park Ha untuk mengatakan jika mereka akan pulang kerumah atap malam ini. Mereka mengatakan akan mengadakan pesta untuk menyambut rumah baru mereka. Park Ha sangat senang kembali kerumah, saat ia itu mereka merencanakan menu masakan dan DCS mengatakan jangan memasak kepiting kecap karena pangeran alergi dan sempat hampir meninggal karena makan itu 5 tahun lalu.

Tae Mu yang menguping merasa heran dengan kata 5 tahun lalu itu. Ia pun merencanakan sesuai yang jahat.


Tae Mu mengajak Tae Yang bermain squash. Ia terus memukul tanpa memberikan kesempatan kepada Tae Yang. Saat berhenti, Tae Mu mengatakan jika Tae Yang tidak pernah mengalahkannya. Apa mungkin seseorang yang hilang ingatan juga kehilangan keahliannya. Tae MU merasa sangat curiga terhadap pangeran dan pangeran merasa Tae Mu sangat tidak menyukainya. Dan episode 7 pun berakhiiiiiiiiiirrrrrrrrrrrrrrr………


Sinopsis Rooftop Prince Episode 6

Rooftop Episode 6

Park Ha berjalan berdua dengan pangeran, walaupun ia memasang wajah wajah cemberut atau marah tapi sebenarnya ia sangat senang karena pangeran mencarinya. Saat menuju rumah atap, ia melihat pengawal pangeran Song Man Bo, Woo Yong Sul dan Do Chi San, mereka semua memotong rambut mereka juga. Membuat Park Ha senang, karena mereka mau beradaptasi dengan jaman sekarang.

Rooftop Episode 6

Park dan F4 (pangeran dan ketiga pengawalnya) langsung menuju rumah atap. Park Ha sangat terkejut melihat rumahnya sedang direnovasi. Pangeran mengatakan telah membelinya dan mereka bisa tinggal disana lagi jika renovasi sudah selesai. Pangeran juga mengatakan lukisan pantai itu juga dipasang dirumah ini sehingga ia tidak perlu pergi ketempat itu untuk mencarinya. Waww, Park Ha semakin terkejut dan senang apalagi melihat lukisan sudah diangkat ke atapnya.

Rooftop Episode 6

Nenek Tae Yang yang membiayai semuanya, hal itu sebagai balas jasa karena sudah merawat dan menjaga Tae Yang yang dua tahun menghilang. Ia memberikan Park Ha sejumlah uang. Se Na yang mendampingi nenek Tae Yang sedikit kesal melihat Park Ha. PArk Ha yang awalnya menolak akhirnya mau menerimanya.

Se Na mengajak Park Ha untuk bertemu, Park Ha datang ke sebuah restoran dan saat Park Ha duduk Se Na menyiram muka Park Ha dengan air. Kejam sekali!!!!!kesel bgt liat si Se Na. Park Ha hanya diam dan bertanya, Se Na mengatakan kenapa ia tidak jadi pergi. Park Ha mengatakan tidak akan pernah pergi meninggalkan Korsel. Se Na semakin kesal, ia merasa jika Park Ha selalu menghalangi kebahagiannya dia. Ia pun pergi, Park Ha masih duduk sedih.

Rooftop Episode 6

Park Ha pulang dengan hati sedikit kecewa namun ia dikejutkan dengan kawanan F4 yaitu pangeran dan pengawalnya. Mereka keluar dari sebuah mini bus, pangeran mengatakan jika sementara mereka akan tinggal disana sampai rumah atap selesai direnovasi. Dan pangeran pun mengeluarkan kartu saktinya yaitu kredit card unlimited. Ia meminta bantuan Park Ha untuk membantu mendandani mereka dan merubah penampilan mereka karena besok akan pergi ke kantor. Park Ha pun mau membantunya.

Mereka pergi ke sebuah Mall, Park Ha seperti seorang stylish… Ia mendandani dan merubah mereka seperti eksekutif muda. Mereka memakai jas, membawa HP terbaru, memakai kaca dan berjalan seperti mereka paling keren…Yang membuat orang-orang memperhatikan mereka…Park Ha seperti gur saja selalu memimpin mereka.
Rooftop Episode 6

Tae Mu dan Ayahnya pergi kebandara untuk menyambut kedatangan Nyonya Jang. Nyonya Jang merupakansalah satu pemegang saham terbesar selain nenek Tae Yang. Mereka berusah mendekati dan bekerjasama dengan nyonya Jang agar bisa merebut perusahaan. Nyonya Jang seperti tidak begitu tertarik dengan mereka.

Nyonya Jangpergi kesebuah pasar, ia mencari kakaknya. Ternyata kakaknya adalah Ibunya Se Na, ia mengatakan ingin bertemu dengan putrinya.Haahh???? Jadi Se Na itu putri Nyonya Jang, jika ia tahu ia pasti senang dan mencampakkan ibunya sekarang. Ibu Se Na tampak kesal dan marah-marah, ia tidak mau nyonya Jang bertanya tentang anaknya karena dulu ia sudah memberikan kepada dirinya. Ia pun mengusir Nyonya Jang dan mengatakan untuk tidak menemuinya lagi.
Rooftop Episode 6

Sementara itu, Park Ha masih melanjutkan pelajarannya kepada F4. Ia pergi kesebuah cafe. Ia mengajarkan kepada mereka jika ke cafe kopi maka mereka harus memesan cafelatei. Ia pun menyuruh mereka mencoba untuk mengatakannya dan belajar memesan. Park Ha juga mengajarkan cara mereka menyapa seseorang dan memanggil seseorang yang lebih tua. Ia malah bertanya umur mereka masing2, dan mengajarkan mereka cara memanggil. Tentu saja pangeran paling tidak setuju. Ia pasti merasa direndahkan, Park Ha masih belum puas. Ia mengatakan jika ia lebih tua umurnya dari mereka jadi mereka harus memanggilnya Noona, hal itu sekaligus menegaskan jika mereka harus patuh kepadanya. Hahahahhaa.

Malamnya ia mengajarkan jika saat diajak makan bersama maka itu artinya bersenang -senang. ParkHa pun mengajarkan mereka cara berpesta dan minum-minuman. Entah ini pelajaran yang bagus atau tidak.
Rooftop Episode 6

Saat didalam mobil, Park Ha mengatakan jika setelah minum maka ada sesi berikutnya bisa berkaraoke atau sesi menunjukkan bakat yang bisa menghibur. Park Ha pun mengatakan jika ia mempunyai bakat meniru, ia menirukan seorang nenek2 namun tak satupun merasa perannya bagus dan mereka pura-pura tidak melihatnya. Hahahahaha.

Park Ha duduk diluar dan melihat pengawal pangeran tengah melihat handphone baru mereka. Mereka seperti baru saja melihat hal aneh yang membuat mereka penasaran. Pangeran menghampiri Park Ha sambil menunjukkan aksesoris kelapa yang dimiliki Park Ha. Park Ha pernah bercerita jika aksesoris itu bisa meramal peruntungan, kebahagian dan jodoh. Pangeran ingin tahu jika ia ingin menemukan jodohnya apa yang harus dilakukan. Park Ha seperti merasa malu dan merasa jika pangeran menyukainya lalu ia mencontohkannya dengan cara mengikat tangannya. Pangeran pun mengangguk mengerti. Padahal pangeran berharap menggunakan itu untuk putri mahkota.
Rooftop Episode 6

Keesokannya, F4 memulai hari pertama mereka bekerja. Mereka melangkah secara bangga dan merasa keren saja. Tentu pangeran yang memimpin. Tae Mu dan ayahnya melihat dari atas, ia menertawakan mereka dan mengatakan mereka orang bodoh. Tae Mu hanya diam, ia merasa posisinya sebagai pewaris sudah terancam. Ayahnya mengatakan jika mereka harus berusaha meyakinkan nyonya Jang untuk bekerja sama.

Nenek Tae Yang telah menugaskan seorang manager untuk mengajarkan Tae Yang. Manager itu adlah penjaga anjing itu, dulu ia bekerja disana tapi karena pernah membuat kerugian besar ia diturunkan menjadi penjaga anjing (Maaf, admin lupa namanya). Sementara itu pengawal pangeran dilarang mengikuti pangeran karena mereka harus lulus tes terlebih dahulu sebelum mulai bekerja.
Rooftop Episode 6

Mereka dites disebuah ruangan oleh seorang manager. Manager itu sangat meremehkan mereka,karena mereka masuk dengan mudah berkat bantuan pangeran. Ia pun memberikan soal tesnya kepada mereka. Tentu sajamereka bingung untuk menjawabnya. Mana mungkin mereka bisa mengerti.

Manajer melaporkan tentang hasil tes pengawal pangeran, ia mengatakan hasilnya Nol. Nenek Tae Yang terkejut, sementara pangeran tertawa. Ia mengatakan jika temannya itu sangat istimewa dan sebenarnya mereka pintar. Nenek Tae Yang meminta manajeruntuk membimbing mereka juga sekaligus mengajarkan Tae Yang tentang perusahaan. Tae Yang lalu menolak, apalagi ia melihat Se Na. Ia meminta neneknya untuk mengizinkan sekretaris neneknya yang mengajarkannya. Neneknya pun setuju. Ihhh pangeran bodoh, cuma silau karena dia putri mahkota aja.
Rooftop Episode 6

Saat manajer mulai membimbing mereka, mereka diajak pergi ke tempat makan. Saat itu manajer sedang menerima telepon dan menyuruh mereka masuk. Mereka mengira ini adalah pesta, mereka pun memesan makanan dan arak. Mereka ingat apayang diajarkan Park Ha. Saat manajer masuk,ia terkejut, karena mereka mengajak minum saat siang hari. Apalagi setelah itu mereka mengajak karaokean dan menyanyi yang tidak jelas. Kesabaran manajerhabis dan ia mengatakan kecewa dan sudah salah mempercayai Tae Yang yang mengatakan mereka istimewa, ia mengatakan kelakuan mereka buruk padahal mereka karyawan baru. Pengawal pangeran hanya menunduk malu, mereka merasa sangat bersalah. Kasihan, padahal mereka tidak mengerti dan salah ajaran.
Rooftop Episode 6

Park Ha mengajak pangeran ke sebuah toko elektronik, pangeran heran kenapa diajak kesana. Park Ha lalu menunjuk sebuah tulisan jika pasangan akan mendapat diskon. Pangeran pun mengerti bahkan menyodorkan tangannya agar mereka terlihat sepertipengantin baru. Park Ha tersipu malu. Saat akan pulang, Park Ha melihat sebuah gelang yang ia sukai. Pangeran bertanya apakah wanita menyukai itu. Park Ha pun menjawabnya dengan kata iya. Park Ha seperti berharap dibelikan gelang itu.
Rooftop Episode 6

Park Ha lalu mengajak pangeran ke restauran italia dan makan sphageti. Disana terlihat pasangan yang makan, Park Ha menjelaskan jika sedang berkencan maka pergi ketempat ini. Lalu pangeran semakin penasaran dengan apa  lagi yang dilakukan jika sedang berkencan dan membuat seorang wanita senang. Park Ha lalu membayangkan apa yang ia inginkan, ia mengatakan bersepeda berduaan. Pangeran lalu memintanya untuk mengajarkannya bersepeda. wahhh, seperti pacaran yaa…tapi pangeran hanya mencintai putri mahkota, pasti ini untuk Se Na.

Sementara itu, pengawal pangeran yang merasa bersalah mulai belajar. Mereka menghapalkan nama karyawan di perusahaan dan menyapa mereka agar terlihat akrab. Mimi datang dan menemui Song Man Bo, ia memberikan bekal kepada Man Bo. Walaupun ia mengatakan dari Becki tapi ia menegaskan ada yang special untuknya. Mimi pun pergi dengan senang saat memberikan bekal itu.Sementara Man Bo masih belum mengerti.

Rooftop Episode 6

Pagi ini Park Ha akan memasak untuk F4, ia akan membuat omurice lagi. Ia heran kenapa mereka tidak pernah bosan dengan omurice. Padahal sering memakannya. Saat akan mempersiapkan bahan, ia tidak sengaja menjatuhkan sesuatu dari pakaian pangeran, saat ia mengambilnya ia melihat aksesoris kelapanya, dan tangannyasudah terikat. Pertanda ingin menemukan pasanagnnya, ia tersipu malu dan merasa itu dirinya. Saat mendengar pangeran akan keluar dari kamar mandi, iasegera menaruhnya didalam pakaian dan ia melihat gelang yang kemarin dilihatnya. Park Ha semakin senag, ia mengira pangeran akan memberikannya. Saatpangeran keluar, ia melihat Park Ha, ia menutup kepala Park Ha dengan kertas belanjaagar tidak mengintipnya saat berganti pakaian.

Saat itu, Park Ha membayangkan jika pangeran menyatakan cinta dan memberikan gelang itu sebagai hadiah. Park Ha sangat senang, namun ia tersadar karena suara pangeran. Pangeran pun menggodanya jika Park Ha tengah berpikiran kotor.Hahahahah..
Rooftop Episode 6

Song Man Bo, DO Chi San dan Woo Yong Sul membuat pembuktian. Ia menyapa setiap orang yang dilihatnya dengan menyebutkan jabatan mereka. Hebatnya mereka hampir mengingat semuanya. Saat itu nenek Tae Yang dan manajer melihat mereka. Mereka jadi sedikit bangga dan merubah pemikiran mereka. Dan pengawal pangeran resmi bekerja disana.

Pangeran dan Se Na pergi ke taman. Se Na bingun kenapa mereka harus belajar disini. Pangeran mengatakan jika merekaakan menjual produk makaharus dilakukan survei. Ia pun mengatakan akan menjual sepeda pasangan dan akan mengetesnya dulu dengan Se Na. Se Na pun menuruti saja. Dasar pangeran pintar merayu.

Pangeran sangat senang menikmati waktu berduaan dengan Se Na, karena ia mengira jika Se Na ini reinkarnasi dari putri mahkota. Se Na tetap saja sedikit cemberut, sepertinya ia tidak begitu suka. Yahh dia kan cewek matre..

Namun Se Na menikmati waktunya itu bersantai dan menikmati angin. Ia duduk dan sedikit tersenyum, pangeranyang melihat kejauhan senang melihat Se Na dan membiarkannya. Se Na yang tersadar segera mencari pangeran namun saat ditelepon ia mengatakan jika Se Na tidak perlu khawatir, dan jika haus ia bisa meminum air dibelakangnya. Saat menoleh Se Na melihat ada botol minuman yang diisi sebuah gelang. Yaph gelang yang disukai Park Ha. Mungkinkah Se Na akan memakainya? Ia hanya tersenyum dan meminumnya.

Rooftop Episode 6

Park Ha menemani ibunya pergi ke pemakaman Ayahnya. Ini sudah tahun kedua ayahnya pergi, ibunya terlihat sedih apalagi Se Na tidak mau datang. Park Ha berusaha menghibur ibunya itu. Saat merekaminum kopi, ibunya memberikan Park Ha sebuah foto keluarganya. Park Ha melihat fotonya saat berumur satu tahun bersama Ayah dan ibu kandungnya, namunwajah ibu kandungnya sudah dirobek. Ibunya mengatakan jika saat ayahnya memberikan itu, foto itu sudah begini. Ia sudah merobek wajah ibunya Park Ha. Park Ha melihat foto itu, namun ia tidak berhasil mengingat masa lalunya.
Rooftop Episode 6

Tae Mu mencari ayahnya dan terkejut saat mendengar berita jika nyonya Jang akan pergi kembali ke Hongkong. Mereka takut kehilangan kesempatan itu, dan ayahnya mengatakan jika Nyonya jang pergi ke sebuah restauran sebelum ke bandara. Tae Mu segera berlari mencari Nyonya Jang dna ia menelepon Se Na untuk membawakannya berkas2 yang dibutuhkan.

Sementara itu,F4 beserta para manajer mengadakan pesta karena telah suksesnya pengawalpangeran. Mereka yang awalnya ragu dan takut slah lalu menerima kode dari manajer jika saat ini bolehminum. Mereka pun mulai permainan untuk mengakrabkan diri mereka, yaitu permainan dalam waktu3menit boleh mengatakan apapun. Dan tentu saja kesempatan itu untuk menghina2 manajer, namun yong seul malu untuk berkata-kata kasar dan pergi kebelakang. Saat ada yang menghina pangeran, pangeran menunjukkan ekspresi marah, tentu saja permainan langsung dihentikan namun Yong Sul datang dengan keberanian dan tekad untuk mengata-ngatai pangeran. Ia tidak tahu jika permainan sudah selesai. Tentu sajapangeran marah dengan hinaan Yong Seul.
Rooftop Episode 6

Ibu Park Ha mengajak Park Ha ke sebuah restauran yang sangat disukai ayahnya dan selalu dikunjunginya. Saat mereka tiba dan akan memesan. Ibunya melihat adiknya, ia lalu membatalkannya dan mengajak Park Ha untuk keluar. Park Ha saat melihat Nyonya Jang seperti ada ikatan batin dan merasa mengenalnya. Ibunya memanggilnya dan menyuruhnya untuk cepat agar tidak terkejar oleh adiknya itu. Entah karena takut Park Ha dikira anaknya yang ditinggalkan atau bagaimana. Sementara itu Park Ha yang sedikit bingung terus menoleh. Dan tiba-tiba sebuah benturan keras terjadi.
Rooftop Episode 6

Ibu Se Na yang tidak memperhatikan jalan karena terburu-buru tidak sengaja tertabrak oleh Tae Mu. Tae MU yang terkejut segera keluar dan melihat kondisi yang telah ditabraknya.

Rooftop Episode 6

Park Ha segera berlari dan memanggil manggil ibunya. Tae Mu tanpa diduga mau bertanggung jawab dan membantu ibu Park Ha untuk dibawa kerumah sakit. Saat itu juga Se Na tiba disana, ia melihat ibunya terbaring saat ditabrak, saat akan memanggil ibunya ia tiba2 sadar ada Tae Mu. Ia lebih takut kehilangan segala impiannya menjadi istri orang kaya dibanding kehilangan ibunya. Se Na pun berbalik dan pergi. Park Ha yang melihat Se Na lalu memanggil Se Na dengan Unni… Ia terus memanggilnya namun Se Na mengabaikannya dan pergi begitu saja. Namun Park Ha tiba-tiba teringat, saat ia ditinggal oleh kakaknya disebuah truk. Benarkah ingatannya telah kembali.
Rooftop Episode 6

Tae Mu mau bertanggung jawab atas biaya pengobatan, untuknya ibu Park Ha tidak mengalami luka parah. Park Ha termenung dan mulai mengingat-ngingat. Akhirnya ia mengingat jelas kejadian masa lalunya sebelum kecelakaan. Ia tahu penyebab ia hilang. Se Na pun datang, Park Ha mengatakan mengapa ia mau datang. Park Ha lalu mengatakan ingin berbicara dengannya.
Rooftop Episode 6

Se Na lalu mengajak Park Ha ke sebuah ruangan gelap. Disana Park Ha mengatakan dengan jelas jika ia sudah ingat kejadian masa lalunya. Ternyata Se Nalah penyebabnya, ia bisa saja mengatakan kepada ibunya jika Se Na penyebab ia hilang namun Park Ha tidak mau melakukan itu. PArk Ha merasa skait hati dengan kelakuan jahat Se Na lalu ia mengatakan jika tidak akan pernah mengenalnya dan menganggap ia saudaranya. Se Na merasa sangat terpojok dengan kebenaran yang terus dikatakan Park Ha, iatidak bisa berkata apa-apa lalu saat ia ingin menampar Park Ha. Park Ha bisa menangkisnya. Ia sekarang akan melwan kakaknya itu karena sudah tau perbuatan kakaknya. Saat ia menangkis tangan Se Na, ia melihat sesuatu terjatuh. Dan itu adalah gelang yang ia sukai yang ada dipangeran. Ia baru tahu jika gelang itu bukan untuknya namun untuk Se Na. Ia makin merasa kekecewaan semakin besar. Park pun pergi dengan menahan rasa ingin menangis.
Rooftop Episode 6

Diluar ia bertemu pangeran. Pangeran yang melihatnya menyapanya dan mengira Park Ha mencarinya. Park Ha melihat pangeran dengan wajah sedih dan kecewa, tanpa berkata apa apa. Park Ha lalu pergi meninggalkan pangeran. Saat itu pangeran juga melihat Se Na keluar dari arah yang sama. Namun pangeran tidak menghampiri Se Na. Ia mencari Park Ha.

Apakah yang terjadi?? Akankah Se Na akan memanfaatkan cinta pangeran? Bagaimana dengan Park Ha?Tunggu kelanjutannya

 

Download drama ini

Min mute ^^


Komik Rooftop Prince Episode 2

EPISODE 2
PELAKUNYA ADALAH…

(more…)


Komik Rooftop Prince Episode 1

EPISODE 1
MARTABAT PUTRA MAHKOTA

(more…)


Sinopsis King 2 Hearts Episode 7

Setelah kejadian mereka terpergok sedang berciuman oleh raja dan Ayah Kim Kang Ah. Mereka lalu ditempatkan diruangan terpisah. Kang Ah berbicara dengan Raja, ia bukan disalahkan atau diminta untuk menjauhi Jae Ha tapi Raja malah berterima kasih kepadanya. Sepertinya raja sangat setuju jika Kang Ah yang mendampingi Jae Ha dan Raja berjanji akan selalu mendukungnya dan berdiri dibelakangnya. Kang Ah sangat merasa tersanjung. (more…)


Sinopsis Rooftop Prince Episode 5

Episode ini dimulai dari pangeran Lee Gak yang sadar setelah mengalami kecelakaan dan terjatuh disebuah danau. Saat sadar pangeran sadar ia memanggil Nenek kepada nenek Tae Yang dan mengaku dirinya Tae Yang. Semua orang di dalam kamar itu terkejut. Mereka terkejut dan seakan tidak percaya jika itu Tae Yang. Nenek pun menyuruh mereka pergi dan meninggalkan mereka berdua. Nenek Tae Yang memeluk pangeran yang dikira cucunya itu. Disini pangeran Lee Gak berpura-pura mengaku Tae Yang, ia sadar jika Tae Yang adalah reinkarnasinya, jadi ia ingin mencari tahu apa penyebab ia dikirim kesini, pastinya ada hubungannya terlebih lagi dengan kematian putri mahkota dan reinkarnasinya disini. Oya, karena sekarang pangeran sedang menyamar sebagai Tae Yang untuk sementara admin bilang itu sebagai Tae Yang yaaa biar lebih mudah.

Saat itu Se Na meminta izin kepada Tae Mu mengajak Park Ha keluar untuk berbicara. Tae Mu yang saat itu tengah syok karena melihat Tae Yang kembali, ia atkut jika itu Tae Yang dan ia ingat kejadian dua tahun lalu saat ia memukul Tae Yang hingga terjatuh ke lautan.

Sementara itu Se Na memarahi Park Ha, ia merasa Park Ha selalu membuntutinya kemanapun ia berada dan selalu mengganggunya. Ia juga bertanya kapan ia pergi ke Amerika. Park Ha sangat terkejut saat mengetahui jika Se Na sangat tidak menyukainya. Ia sangat sedih apalagi ia selalu mengatakan jika mereka tidak pernah saling kenal. Saat Se Na pergi meninggalkan dia, Tae Mu datang. Se Na terkejut ia takut ketahuan untungnya Tae Mu tidak mendengarnya. Se Na mengatakan jika Park Ha telah pergi dan membiarkan Tae Yang pergi kerumah bersama neneknya.Park Ha merasa kecewa dengan kata-kata Se Na. Ia pun pergi meninggalkan rumah sakit dan pulang kerumahnya.

Dirumah, ketiga pengawal pangeran tengah usai keramas. Mereka sangat menyukai keramas karena membuat rambut mereka lembut dan indah apalagi menggunakan shampo. Mereka benar-benar merawat rambut mereka karena bagi mereka rambut panjang adalah suatu kebanggan. Jaman dulu pria dilarang memotong rambut mereka.

Park Ha tiba dirumah, pengawal raja bertanya kenapapangeran tidak ikut pulang. Park Ha lalu duduk dan mengatakan kepada mereka jika ingatan mereka harus kembali juga seperti pangeran mereka. Sepertinya Park Ha sedikit kesal karena pangeran mengaku dirinya Tae Yang dan mengira ia ditipu. Park Ha juga mengatakan jika mereka sebaiknya memotong rambut mereka karena tetangga bawah sering merasa terganggu saat saluran airnya tersumbat karena rambut mereka setelah keramas. Yong Seul merasa marah dan terhina, begitu juga yang lainnya. Mereka lebih baik mati daripada rambut mereka dipotong. Park Ha terkejut mendengar kata-kata itu. Karena jaman sekarang, pria dengan rambut panjang itu kurang bagus.

Tae Yang (pangeran Lee Gak) telah sampai dirumah neneknya. Neneknya sangat senang karena Tae Yang bisa kembali kerumahnya. Ia sangat yakin jika itu cucunya sejak pertama dan menyuruhnya untuk istirahat dikamarnya. Saat pangeran masuk ke kamar Tae Yang. Ia melihat foto Tae Yang. Ia sangat yakin itu reinkarnasinya dan akan mencari tahu kemana Tae Yang sekarang sehingga membuat ia disini.

Keesokannya ia berbicara kepada neneknya, Tae Yang meminta agar neneknya membeli atap rumah karena Park Ha yang tinggal disana sudah menolongnya dan akan mengembalikannya jika memiliki uang. Ia juga mengatakan akan tinggal disana agar ingatannya bisa kembali. Tae Yang pun mau kerja diperusahaan neneknya itu. Neneknya sangat senang, ia mengatakan tidak perlu untuk meminjamnya karena ia adalah neneknya. Neneknya mengatakan akan membelinya jika ia mau memotong rambutnya tersebut. Pangeran sangat terkejut, bagaimana bisa ia memotongnya. Jika ia kembali ke joseon maka ia bisa dipenggal karena memotong rambut. Apalagi ini untuk menolong Park Ha agar tidak pergi dari rumah atap itu.

Park Ha tengah memperlihatkan rumahnya kepada beberapa orang yang ingin membelinya. Saat pembeli itu pergi, pangeran tiba disana dan Park Ha yang melihatnya pergi meninggalkannya dan masuk kerumah. Pengawal pangeran mengadu kepada pangeran jika Park Ha akan menjual rumahnya dan pergi jauh. Mereka mengatakan pangeran harus berusaha mempertahankan rumah ini karena disini jalan satu-satunya untuk kembali.Pangeran pun masuk kerumah diikuti pengawal mereka. Saat mereka tiba didalam dan akan marah kepada Park Ha yang akan menjual rumah, tiba – tiba Park Ha keluar dengan membawa pakaian mereka dari Joseon saat mereka pertama kali tiba. Mereka bingung kenapa dikembalikan padahal hutang mereka belum lunas. Park Ha mengatakan harus mengembalikannya sekarang karena akan pergi. Park Ha pun mengembalikan pedang yang dibawa Yong Seul. Ia menyimpannya karena itu berbahaya, ia bahkan memperingatkan Yong Seul untuk tidak menggunakannya sembarangan.Saat itu pangeran meminta agar mereka ditinggalkan berdua.

Pangeran bertanya apa ia pergi karena bisnisnya yang gagal. Pangeran merasa bersalah dengan kata-katanya, dan sebenarnya tidak ingin Park Ha pergi. Park Ha yang sebenarnya tidak ingin pergi juga, lalu ia teringat lupa mengembalikan sesuatu yang dimiliki pangeran. Pangeran terkejut saat melihatnya, ternyata sapu tangan yang ia kira itu buatan putri mahkota padahal buatan adiknya yaitu reinkarnasi dari Park Ha. Ia sangat senang karena sapu tangan itu kembali apalagi kupu-kupu yang digambar itu yang sebelumnya hilang itu kembali. Park Ha mendengar kata kupu-kupu jadi teringat sesuatu. Ia masuk ke kamarnya dan melihat post card yang berisi lukisannya. DIsana juga ada gambar kupu-kupunya. Kupu-kupu itu adalah kupu-kupu yang terbang dari Joseon ke Amerika saat episode pertama sebelum ia bertemu dengan Tae Yang, rasanya seperti takdir saja.

Mimi dan Becki datang secara tiba-tiba dan masuk kekamar saat itu mereka histeris dan secara tidak sengaja membuat isi dalam kaleng itu terjatuh dan handphone milik Tae Yang terjatuh. Mereka tidak terima jika Park Ha pergi tiba-tiba seperti ini. Mereka tidak mau berpisah dengan Park Ha. Pangeran yang melihat hal itu, semakin merasa sedih dan ingin menolong Park Ha.

Pangeran menemui pengawalnya dan mengatakan jika mereka harus memotong rambut mereka jika ingin berada disini. Karena jaman ini berbeda, dan mereka harus bisa beradaptasi. Pengawal pangeran tidak mau karena itu adalah harga diri mereka, mereka akan dihukum pancung jika kembali ke joseon. Yong Seul tiba-tiba bangun dan berkata akan mengambil pedang,ia lebih baik mati disini bersama daripada diminta memotong rambutnya. Semua terkejut dan berusaha mencegahnya. Saat itu becki dan mimi melihat mereka dari atas atap. Mereka mengira jika Pangeran dan pengawal itu merasa frustasi akan kepergian Park Ha.

Pangeran Lee Gak kembali kerumah Tae Yang, disana semua anggota keluarga berkumpul untuk mengadakan pertemuan mengenai kembalinya Tae Yang. Tentu saja neneknya sangat bahagia. Tapi Tae Mu mengatakan ia ragu jika itu Tae Yang dan perlu bukti. Ia pun mengusulkan tes DNA dan hasilnya akan keluar dengan cepat untuk membuktikan kebenaran. Nenek Tae Yang yang pertamanya ragu akhirnya menyetujui juga. Saat dokter akan mengambil sample DNA dari Tae Yang, pangeran yang tidak mengerti akan diapakan merasa tidak nyaman dan ketakutan, saat itu semua merasa aneh akan sikap Tae Yang dan ada sedikit keributan. Namun ada sesuatu yang terjatuh dari kantung Tae Yang. Bibinya yang menemukannya lalu mengambilnya.

Saat ia melihat HP itu ada gambar Tae Yang dengan neneknya. Bibinya lalu mengatakan ini HP Tae Yang dan sudah terbukti. Tae Mu sangat terkejut, padahal HP Tae Yang sudah dibuangnya dilautan dan diHP tersebut ada bukti jika ia bersama Tae Yang dua tahun lalu saat ia ke Amerika. Ia sangat panik. HP itu adalah HP Tae Yang yang disimpan oleh Park Ha. HP tersebut ada di pangeran karena saat mimi ke kamar Park Ha, HPnya tertukar dengan HP Tae Yang. Ia melihat ada wajah Tae Yang dan mengembalikannya ke Tae Yang. Seperti kebetulan, hal ini membuat pangeran aman.

Nenek Tae Yang lalu menyuruh Tae Mu mencoba untuk menelepon no Tae Yang untuk membuktikan jika HP ini benar milik Tae Yang atau bukan. Saat Tae Mu mencobanya, dan alhasil HP tersebut berbunyi dan itu benar-benar HP Tae Yang. Mereka semua merasa senang dan mengatakan sudah percaya jikaini Tae Yang yang sedang hilang ingatan. Saat itu neneknya menyuruh sekretaris Hong (Se Na) untuk membantu melihat isi HPnya. Karena menurut mereka yang mudapasti tau data yang biasa disimpan seperti foto atau apapun. Tae Mu semakin takut ketahuan, namun saat Se Na mencoba membukanya HP tersebut terkunci oleh password. Saat ditanya pangeran mengatakan tidak ingat dengan passwordnya. Neneknya pun menyuruhnya untuk membuka password tersebut dan meminta Tae Mu mengantarnya. Sebenarnya sedikit aneh. Padahal sudah dua tahun menghilang namun no-nya masih tetap aktif ya..hihihihi…

Tae Mu mengantar Tae Yang untuk membuka password HP Tae Yang. Selama perjalanan Tae Mu seperti sedikit cemas. Ia memikirkan berbagai cara agar menghentikannya. Saat itu pangeran yang asyik melihat sapu tangannya tidak memperhatikan HPnya terjatuh ketika Tae Mu mengerem. Tae Mu yang melihatnya merasa itu sebuah kesempatan, ia pun menyuruh Tae Yang turun terlebih dahulu dan saat itu ia mengambil HPnya. Ketika sampai dicounter, petugas meminta identitas dan HP Tae Yang. Saat pangeran akan mengambil HPnya ia kebingungan dan baru sadar HPnya telah hilang. AKhirnya, rencana Tae Mu berhasil untuk menggagalkan dibukanya HP Tae Yang.

Se Na mendapat Telepon dari ibunya jika ibunya akan mengunjunginya di Apartemen Se Na. Se Na sangat ketakutan jika rahasianya terbongkar. Ia pun segera menuju apartemen.Sampai disana, ia mengatakan kepada ibunya jikaingin berkunjung harusnya jangan secara mendadak. Ibunya mengatakan ia hanya ingin mengunjungi anaknya apa itu salah. Ibunya sangat heran melihat apartemen Se Na yang bagus dan mewah. Kasian ibunya, padahal anaknya jahat banget n malu ngakuindia sebagai ibunya karena miskin. Tiba-tiba Se Na menerima telepon dari Tae Mu, Tae Mu mengatakan akan ke Apartemennya dan sudahdekat kesana. Spontan saja hal itu membuatnya panik. Ia buru-buru menyuruh ibunya pergi hingg ibunya meninggalkan tas kantungnya.

Tae Mu telah sampai di Apartemen Se Na, ia melihat apartemen Se Na kosong. Ia lalu mengeluarkan HP milik Tae Yang dan memukulnya dengan batu. Ia berusaha merusak Hp tersebut. Namun ia mendengar suara Se Na yang datang. Ia buru buru menyembunyikan HP itu ditas ibu Se Na yang tertinggal. Ia terlihat sedikit gugup dan Se Na juga demikian ia melihat tas ibunya yang tertinggal. Mereka pun memutuskan untuk makan diluar.

Saat akan pergi, Se Na melihat ibunya kembali ia pun mengatakan ada yang terlupadan kembali ke apartemen. Ibunya ternyata mengambil tasnya yang tertinggal. Se Na pun memberikan ibunya uang taksi untuk pulang. Lalu Tae Mu pun kembali karena khawatir tentang HP TAe Yang. Tae Mu menanyakan kepada Se Na tentang tas itu, Se Na mengatakan jika ia telah membuangnya.Saat Se Na bertanya ada apa, Tae Mu tidak mengatakan apa-apa. Pasangan ini bener-bener sangatcocok. Sama-sama penipu dan jahat.

Park Ha sedang melihat rumahnya yang telah kosong. Ia akan pergi besok ke Amerika. Ia merasa sangat berat meninggalkan rumah yang penuh kenangan ini. Lalu ia teringat sesuatu yang terlupakan dan terbawa mobil barang. Ia segera berlari dan mencari barang tersebut. Itu adalah boneka lobak yang ia dapatkan saat bersama pangeran. Ia sangat senang mendapat boneka itu dan memeluknya.

Pangeran Lee Gak sedang makan malam bersama nenek dan bibinya dan mengajak ketiga pengawalnya. Nenek dan bibinya heran melihat pengawal pangeran yang dikira teman Tae Yang itu karena mereka berambut panjang dan terlihat aneh, Bibinya pun mengira mereka itu seorang seniman. Saat itu menu makan malamnya adalah steak, makanan kesukaan Tae Yang. Yong Seul melihat ada pisau kecil, pisau itu digunakan untuk makan steak. Saat itu mereka mengatakan jika Yong Seul sangat ahli dalam bermain pedang. Yong Seul yang merasa bangga lalu mengambil pedangnya dan menunjukkan keahliannya. Tentu saja hal itu membuat bibi dan neneknya terkejut. Tae Yang berusaha memberi kode agar Yong Seul berhenti, namun pengawal raja yang sedikit lola itu tetap meneruskannya dan bangga.

Pangeran mengajak pengawalnya masuk ke kamar Tae Yang. Pengawalnya terkejut saat melihat foto wajah seorang pria yang mirip dengan pangerannya. Pangeran pun menjelaskan jika orang difoto itu adalah reinkarnasinya. Mereka semakin terkejut dan pangeran pun menjelaskannya. Mungkin inilah alasannya mereka ada di jaman 300 tahun dari masa joseon. Pangeran mengatakan jika putri mahkota juga reinkarnasi sekarang, pangeran ingin pengawalnya membantunya untuk mengungkapkan kebenaranyang terjadi. Pengawal mereka pun mengatakan akan membantu pangeran.

Park Ha tengah termenung dan memandangi sebuah aksesoris, saat asik memainkannya benda itu terjatuh dan tersangkut dikabel. Park Ha pun berusaha mengambil benda itu dengan berjinjit. Saat itu, pangeran datang mengunjungi Park Ha. Ia terkejut saat melihat Park Ha yang berjinjit dan membungkuk, seakan mau lompat dari atap. Pangeran pun panik dan memeluk Park Ha, ia mengatakan jika Park Ha tidak perlu melakukannya. Pangeran memegang Park H terlalu keras sehingga membuatnya merasa tercekik. Park Ha mengatakan jika ia hanya ingin mengambil benda yang terjatuh. Pangeran pun membantu untuk mendapatkannya.

Park Ha bertanya knp pangeran kesini tengah malam. Pangeran lalu mengeluarkan arak dan wipe cream dari jaketnya. Ia mengatakan akan mentraktir Park Ha minum. Mereka pun masuk kedalam dan minum berdua. Saat itu pangeran memulai terlebih dahulu dan pangeran terlihat sudah biasa dengan cara minumnya. Saat giliran Park Ha, ia hanya minum arak dan tidak mau makan wipe cream. Ia mengatakan hanya ingin merasakan yang pahit saja. Park Ha merasa sedikit sedih, pangeran pun merasakan kesedihan Park Ha.

Park Ha dan pangeran duduk berduan dan mulai curhat. Park Ha menceritakan tentang masa lalunya, ketika ia kecil ia mengalami kecelakaan yang membuatnyahilang ingatan dan mendapat luka dikepala. Saat itu ia kecelakaan di Busan dan ia dirawat dipanti asuhan hingga ia diadopsi oleh keluarga yang tinggal di Amerika. Ia mengatakan jikadua tahun lalu baru menemukan Ayah kandungnya, namun saat sampai diKorea, ayahnya meninggal. Malang sekali dia, ia sudah dari kecil berjuang untuk hidupnya sendirian dan sampai sekarang ia belum berhasil mengingat kejadian sebelum kecelakaan. Jadi hanya rasa pahit yang ia rasakan. Ia ingin sekali pergi ke pulau tropis yang ada pantai dan pohon kelapanya. Waahhh, hayalannya seperti di Bali saja..hihihihi…Pangeran pun terus mendengarkan cerita Park Ha, sampai aksesoris yang terjatuh tadi terbuat dari serabut kelapa dan bisa meramal. Semakin malam, hawa semakin dingin apalagi sudah tidak ada selimut. Pangeran lalu mengambil korden dan menyelimuti Park Ha. Park Ha merasa sangat istimewa. Pangeran juga mengatakan jika mulai sekarang hanya ada kenangan manis saja.

Sementara itu, pengawal pangeran mulai berulah. Hari ini adalah hari kematian ibu Song Man BO. Mereka berniat  membuat upacaranya, walaupun mereka berada dijaman berbeda. Mereka pun mulai menggunakan pakaian dan mengatakan akan membantunya mempersiapkan upakaranya. Do Chi San mencari buah untuk persembahan, ia mencarinya di lemari es. Saat itu ia melihat sesuatu yang biasa digunakan untuk membuat omurice. Ia pun menciumnya dan sangat senang, ia mencobanya ternyata itu saos. Ia senang sekali bahkan sampai jingkrak jingkrak saat mencobanya. Saat itu nenek Tae Yang pergi kedapur untuk minum, ia melihat ada yang aneh di lemari es, saat akan menutupnya, DO CHi San yang takut ketahuan juga pas berpose aneh dengan mulut berlumuran saos. Spontan saja nenek Tae Yang pingsan melihatnya.

Woo Yong Seul mencari meja untuk persembahan, ia berniat menanyakannya kepada bibi TAe Yang. Namun karena bibinya terbangun saat tidur ia pun terkejut melihat penampilan WooYong Seul yang dikiranya malaikat pencabut nyawa, dan ia pingsan juga. Mereka berhasil membuat upakara untuk memperingati kematian Ibu Sang Man Bo. Saat mereka usai memberi penghormatan dan membuka mata mereka melihat sesuatu yang terlihat menakutkan, seorang wanitayang dikiran Ibu Sang Man Bo datang dan mereka pun pingsan karena ketakutan. Padahal itu adalah pembantu dirumah itu yang menggunakan masker…ckckckck…

Pangeran dan Park Ha tertidur berdua dirumah atap itu, waahhsangat romantis yaa… Bahkan pangeran menemani Park Ha saat kesepian dirumah itu. Saat pagi menjelang, Park Ha terbangun dan melihat pangeransudah tidak ada. Ia mengira kemarin hanya mimpi, saat melihat korden itu menyelimutinya, ia sadar pangeran menemaninya.

Pagi ini pangeran mengajak pengawalnya untuk pergi ke kantor dimana Se Na bekerja, ia memberitahu pengawalnya putri mahkota dan meminta mereka membuat putri mahkota kembali. Se Na pun masuk ke gedung perkantoran, saat itu pangeran menyuruh mereka menyelidikinya dan mencoba masuk gedung.

Satu persatu pengawal pangeran mencobanya namun tak ada satupun yang berhasil. Pertama mereka tidak diizinkan karena mereka berambut panjang, dan Woo yong seul yang berhasil melewati petugas dengan melawan mereka namun tidak berhasil lolos karena tidak bisa melewati pintu masuk yang berputar (benar-benar bodoh). Semua pengawal berlutut dihadapan pangeran, karena merekasemua gagal. Pangeran lalu mengatakan jika inilah yang menyebabkan mereka harus memotong rambut mereka. Mereka harus bisa beradaptasi. Pengawal pun menangis haru, yaa karena pangeran sudah bulat tekadnya apalagi ini juga bisa membantu Park Ha.

Park Ha tengah menunggu saat keberangkatannya, ia bermain dengan boneka lobaknya. Apakah ia harus pergi atau tidak, saat jawabannya mengarah ke tidak. Iacukupsenang, ia sangat berharap jika pangeran Lee Gak yang memintanya untuk tidak pergi.. Sepertinya Park Ha sudah menyukai pangeran. Dan saat itu pangeran dan ketiga pengawalnya datang. Tentu saja Park Ha senang. Pangeran mengatakan jika merekadatang untuk mengambil foto sebagai kenang-kenang jika ada perpisahan. Park Ha terkejut dan sedikit sedih, pangeran pun menyuruhnya mengambil kamera.

Park Ha tengah mempersiapkan kamera untuk berfoto, semua pun bersiap-siap dan Park Ha mengarahkan gaya mereka. Park Ha terlihat sedikit sedih karena ini sebagai kenangan terakhirnya. Padahal pangeran mengambilfoto kenang-kenangan karena mereka akan memotong rambutnya. hahahaha..

Pangeran dan pengawalnya sudah tiba disalon, mereka bersiap akan dipotong. Seperti tidak rela akan dipotong, bahkan Do Chi San hampir kabur dan berhasil ditangkap Yong Seul. Pangeran terlebih dahulu dipotong dan dilanjutkan dengan yang lainnya. Mereka pun menangis bahkan Do Chi San sampai pingsan.

Pangeran datang untuk memberi kabar ke Park Ha jika ia tidak perlu pergi ke Amerika. Namun sesampainya dirumah atap, rumah tersebut sudah kosong. PAngeran pun berusaha mencari Park Ha. Park Ha sangat sedih karena harus benar-benar pergi. PAngeran melihat Park Ha di Halte sedang menunggu Bus. Saat pangeran akan menghampirinya, bus sudah berjalan. Pangeran berusaha mengejarnya namun saat itu bus sudah melaju kencang dan ia hampir tertabrak truk karena tidak melihat rambu lalu lintas. Pangeran sangat terkejut, untungnya ia selamat nyaris nyawanya hilang.

Pangeran meminta supir membantunya mengejar Bus itu, ia tidak mau diajak ke rumah sakit. Saat itu ia melihat truk itu membawa sebuah lukisan besar yang isinya pemandangan tropis, seperti yang Park Ha sukai. Ia pun mempunyai ide dan membeli lukisan itu dengan kartu kredit unlimitednya.

DI dalam Bus Park Ha hanya mengelus-neglus boneka lobaknya. Ia terlihat sangat berat meninggalkan Korea dan kenangannya bersama pangeran.

Pangeran berhasil mengejar Bus yang ditumpangi Park Ha, ia mencari-cari Park Ha. Park Ha yang melihat lukisan tropis sedang melamun dan tidak tahu jika didepan itu ada pangeran yang berusaha memberi kodekepadanya. Ia pun sadar dan merasa malu karena pangeran meminta Bus berhenti. Pangeran masuk kedalam Bus, dan mencari Park Ha ia mengatakan siapa yang mengizinkannya untuk pergi, PArk Ha terkejut dan mengatakan tadi mereka mengambil foto kenangan bukankah itu tanda jika merelakannya untuk pergi. Pangeran lalu mengatakan itu kenangan karena mereka akan memotong rambutnya. Ia pun menarik tangan Park Ha dan mengajaknya turun. Wahh, sangat romantis bahkan penumpang sampai tepuktangan dikiranya mereka sepasang kekasih. Sampai Bus pergi meninggalkan mereka,Pangeran masih memegang tangan Park Ha seakan takut ia akan pergi. Park Ha merasa sangat senang dan merasa jika pangeran menyukainya.Dan benih cinta pun semakin tumbuh.

Mereka duduk berdua memandang lukisan. Pangeran mengatakan kepadanya untuk tidak perlu pergi jauh karena daerah impiannya akan selalu dilihatnya tiap hari. Mereka akan memasangnya di rumah atap. Park Ha sangat senang, saat itu park ha terpeleset dan hampirjatuh. Pangeran menangkapnya dan membuat mereka berpelukan.. Waaaww soo sweet, dan mereka pun saling bertatapan….